Di web P4TK Matematika Yogyakarta ada link permainan matematika salah satunya adalah Orang Hilang, ini adalah trik dalam matematika lalu dimanakah orang itu atau bagaimana bisa terjadi.....?????
Read more.. " "Jumat, 08 Mei 2009
Di manakah salahnya?
Jika ada pernyataan matematika begini…
x^2 – x^2 = x^2 – x^2
x (x – x) = (x+x)(x-x) kansel (x-x) diperoleh
x = x + x
x = 2x (…..?????)
dimakah kesalahan tersebut?
Senin, 23 Maret 2009
Ruang Guru makin Uhuy
Hari senin yang sejuk karena 2 hari diguyur hujan yang cukup lebat dan juga merata dari kampungku hingga sekolah tempat kerjaku kira-kira 25 km, alhamdulillah sebab sudah 2 minggu ini panas tanpa hujan.
Begitu sampai di sekolah kegiatan apel rutin dilaksanakan, kebetulan aku nggak ngajar sebab kelas XII sedang Try Out (TO) lalu ku keluarkan komputerku dan kutancapkan kabel internet dan surfing and browsing.
Tiba-tiba datanglah 2 komputer utk dipasang di Ruang Guru, dan bertambah uhuy R Guruku, tinggal pemanfaatannya.
Kamis, 19 Maret 2009
NIP Baruku
Nomor Induk Pegawai (NIP) ku yang 9 digit kini berganti menjadi NIP baru 18 digit wah... apal nggak ya? Ternyata meskipun panjang tapi mudah diingan karena menunjukkan mengenai identitas kita NIP ku 197501012002121003 yang mana dapat dijelaskan demikian NIP 19YYMMDDAAAABBCXXX
YY=Tahun Lahir
MM=bulan lahir
DD=tgl lahir
AAAA=Th diangkat
BB=Bulang diangkat
C=1 Laki-laki
XXX=NO urut
Rabu, 25 Februari 2009
The First Action
Pimpinan baruku memulai action di tempat yang baru ini antara lain segera mengidentifikasi potensi, kelebihan, kelemahan dan kekurangan yang ada di sini. Kemudian segera mengagendakan sebuah kegiatan awal yakni rapat dinas bagi semua sivitas akademi madrasah ini, yang tentunya akan didiskusikan langkah ke depan yang akan kita jalankan bersama demi "suksesnya" pembelajaran di MAN Sabdodadi Bantul ini.
Sempat penulis mendengar progressnya, yang jelas beliau sangat concern dengan Teknologi dan Informasi, beliau bertanya kepada salah seorang guru
Head Master:
"Modemnya diletakkan dimana?"
Teacher 1:
"Dilab pak!" jawabnya.
Head Master:
"Menyala terus?",
Teacher 1:
"Tidak pak, jika sudah habis pelajaran dimatikan" kembali dijawab
Head Master:
"Nyalakan terus aja"
Teacher 1:
"Nanti cepat rusak pak?"
Head Master:
"Paling anget, rusak ya beli lagi"
Inilah percakapan yang menunjukkan concern terhadap TI dan Pembelajaran. Percakapan terjadi kepada salah seorang guru yang lain yang sering berkecimpung dengan komputer MAN Sabdodadi. Yang didahului dengan salah seorang karyawan menanyakan "Laptop yang lama mana ditanyakan oleh Pak Kepala" "Oke" jawab guru itu dengan tegas "Tapi sekarang baru sholat". Kemudian selesailah sholatnya kemudian dibawalah Laptop IBM P III yang sudah rusak dan pernah dibawa ke service sana service sini tapi sudah gak mampu untuk memperbaikinya karena dibilang mainboardnya yang rusak sedang mainboard seperti itu sudah gak keluar. Duduk di meja kantor lalu dibukalah laptop, yang pada akhirnya berkesimpulan "Ya udah kalo emang gak bisa dan ini juga sudah kadaluwarsa". "Disekolah ini yang utama adalah anak sehingga fasilitas anak harus dipenuhi" berbicara lantang yang didengar pula oleh staf yang ada di kantor. Kemudian menanyakan komputer yang ada di lab berapa dan yang bisa berapa, yang rusak berapa kenapa agar bisa hidup apa yang harus diganti dan perkiraan harga berapa, lalu diminta untuk mengidentifikasi semua yang rusak dan perkiraan harga yang harus dikeluarkan dan diminta untuk disampaikan pada KaTU.
Selasa, 24 Februari 2009
Tidak Lulus PLPG
Ternyata perjalananku menuju "guru profesional" masih harus menempuh ujian ulang 1 Teori.
Harus lulus mohon doa restu pembaca. Pengumuman
Senin, 23 Februari 2009
Pidato Perdana Pimpinan Baruku
Begitu mengucap salam, terasa begitu wibawa karena suaranya yang sungguh mantap. Lalu satu persatu memperkenalkan identitas diri "Nama saya kira tadi sudah disebut, nama Imam Nooryanto, Istri Satu anak ... (berapa ya tadi?) cucu satu". Kemudian menyebut riwayat pekerjaan jadi Kepala Mulai dari MA AsSyifa, MTs Bantul Kota, Kanwil, MAN Yogyakarta 2, MAN Maguwoharjo, dan akhirnya di MAN Sabdodadi Bantul ini. Bagi guru-guru senior jelas telah mengenal betul sosok Kepala yang baru ini, karena tahun 1990-1993 pernah mengajar di tempat ini. Seperti yang telah diceritakan ketika acara Pisah Sambut Kepala MAN Sabdodadi (demisioner) dan Kepala yang Baru (Sabtu, 21 Februari 2009) satu persatu guru dan karyawan yang telah dikenal disebut dan diceritakan pengalaman dengan beliau-beliau, mulai dari Pak Marsudi, Bu Endah, Pak Rus, Pak Herman, Pak Marwanto, Bu Marwini, dan lain-lainnya, penulis belum disebut karena ketemu juga baru di sini.
Kemudian...
Giliran menyampaikan visinya (kalo boleh dibilang begitu) didahului dengan cerita Raja Arab Saudi yang merupakan orang Terkaya di dunia Beliau (Raja Arab Saudi) menyebut dirinya Pelayan Gua Arab Saudi mengapa demikian? Dengan jelas dipaparkan yaitu melayani jamaah haji yang setiap tahun selalu membanjiri tanah suci Mekah. Dengan berbagai peristiwa (kecelakaan) yang tiap tahun berganti, namun dengan penuh perhatian memperbaiki demi lancarnya perjalanan ibadah jamaah haji. Antara lain kecelakaan di terowongan Mina dengan ratusan korban, setahun kemudian telah dibangun terowongan-terowongan yang harus menembus bukit batu yang keras yang tentunya memakan biaya yang sangat besar, kecelakaan melempar jumrah setahun kemudian telah dibangun tempat untuk melempar jumrah bangunan tingkat 5, kecelakaan kebakaran tenda-tenda jamaah setahun kemudian telah dibuatkan tenda anti api, itulah yang beliau ambil sebagai contoh dalam kepemimpinan di tempat yang baru ini.
Beliau menyampaikan kepada siswa-siswa yang tentunya juga didengar oleh Bapak Ibu Guru dan sivitas akademika MAN Sabdodadi, "Saya juga akan memposisikan sebagai Pelayan para siswa, dalam arti melayani kebutuhan untuk berlangsungnya pembelajaran, kebutuhan belajar, kebutuhan lab dan lain-lain akan dilayani". Namun juga disampaikan pada para siswa bahwa akan melayani siswa yang berkemauan maju, mau meraih cita-cita, mau berprestasi dan tidak akan melayani kepada siswa yang malas, tidak mau maju, tidak mau berprestasi bahkan dengan nada sindiran yang sangat halus bagi siswa seperti itu bahwa "Mungkin bukan tempat yang tepat MAN Sabdodadi ini mungkin di tempat lain"
Itulah sekelumit yang penulis ingat dari pidato perkenalan Pimpinan kami. Semoga jadi penyemangat bagi guru, karyawan, siswa dalam peningkatan kualitas pembelajaran di MAN Sabdodadi ini. Amiiiiin...
